Dengan tampilan yang sederhana, diharapkan pengunjung akan lebih mudah untuk singgah (lebih lama). Diharapkan pula, kecepatan muat (loading speed) halaman menjadi tidak terlalu bermasalah. Upaya untuk menyederhanakan tampilan blog bisa dimulai dengan mengurangi detail-detail pada setiap ‘section’. Mulai dari header, area konten, sidebar, hingga footer
Kuotasi diatas saya ambil dari blog Kafegue.com yang membahas tentang Penyederhanaan Tampilan Blog, Apa & Bagaimana.
yang menjadi pertanyaan sekarang perlukah kita menyederhanakan tampilan blog agar blog kita lebih mudah diakses, lebih cepat loadingnya & lebih nyaman dibaca?
Untuk blog-blog tertentu akan susah menerapkan disain yang sederhana, contohnya situs yang membahas tentang photoshop pasti desainnya tidak bisa dibilang sederhana karena konsep mereka jelas pada desain. Apakah pengunjung jadi sulit untuk membacanya? saya rasa tidak.

Yang terpenting menurut saya adalah blog tersebut mempunyai aura tulisan yang layak dibaca, memberi masukan bagi pengunjungnya & mempunyai tata ruang yang baik.
Jadi, menyederhanakan tampilan Blog Apakah perlu?
Saya bukannya tidak setuju dengan konsep sederhana, blog saya juga menganut aliran seperti itu. Tapi jangan terlalu sederhana atau minimalis karena akan berkesan hambar bagi pengunjungnya.
Prinsip saya sih, sepanjang pengunjung merasa mudah mengakses dan dimudahkan dalam penelusuran konten, maka itu sudah bagus. Minimalis/sederhana dari sisi tampilan menurut saya bukan berarti menghilangkan semua fitur yang sekiranya berguna bagi pengunjung. Seperti yang sudah saya paparkan dalam posting yang Bang Rudy tautkan di atas.
Kalau harus mengambil contoh, mungkin blog saya, bli Dani, mas ArdianZzZ, dan Pak Aldy tergolong blog dengan tampilan sederhana ya? :) Dari keempat blog tersebut, mana yang menurut Bang Rudy paling sederhana dan paling
hambar bin membosankanbagi pengunjungnya? hehehe.Bagi saya, blog bli Dani, Pak Aldy (personfield.web.id), dan ArdianZzZ.com malah bikin saya nyaman banget. Bahkan khusus blog bli Dani, saya betah berlama-lama menelusuri konten blognya :lol:
yup betul Mas, fitur-fitur pendukung sebaiknya jangan dihilangkan untuk memudahkan penelusuran isi blog tanpa harus menuju ke halaman arsip. Seperti :
- Postingan berdasarkan Kategori -> Kita langsung bisa menuju ke kategori yang kita inginkan.
- Postingan terpopuler -> kita bisa melihat kenapa postingan tersebut bisa populer.
- Postingan yang baru diperbaharui -> kita ingin mengetahui kenapa postingan itu baru diperbaharui. &
- Komentar terbaru -> bisa kita telusuri dengan cepat tanpa harus membuka postingan terlebih dahulu & menelusuri komentar mana yang baru dibuat.
kalau mengambil contoh dari 4 blog yang Mas Is sebutkan diatas, saya tidak bisa kasih pendapat Mas karena itu semua blog-blog sahabat saya…he..he..he…
Yang jelas kalau saya berkunjung kesebuah blog, saya pasti terlebih dahulu menscan isi blog nya dulu, melihat apa postingan terbarunya, kategori apa saja yang ada & melihat siapa yang sering berkomentar di blog tersebut kemudian saya baru membaca postingannya, kecuali untuk blog-blog tertentu yang udah sering saya kunjungi & tahu bobot tulisannya bagaimana, saya langsung membaca isi postingan.
wah..saya jadi pingin tau urlnya Bli Danii…
Wah wah wah (seperti lagunya roxette), sepertinya terjadi perang dingin tentang masalah minimalism. Kembalikan kepada selera masing2 saja Mas! Kalau Aku tetapppp…. Blogazine minded ;)
Perang dingin? hahaa. Nggak segitunya kali ya mas. Biasa saja. Cuma masalah beda pendapat sedikit saja tentang tujuan dan hakikat minimalisme pada desain blog :)
Tau koq Mas Is. Sengaja ku dramatisir, biar terjadi perdebatan seru…:) Jadi Aku bisa nambah ilmu…
Itu sih namanya siram Gas… :P
Btw, lagi bikin apa Pad? Hiatuse lama amir… :D
@ Mas ArdianZzZ
Hehe… Ga’ bikin apa2 Mas, Aku cuma lagi mikirin TxP :capedes
Ngapain mikirin TxP? mau yang lebih heboh? pake ModX
@Mas ArdianZzZ
Hehe… Bercanda koq Mas, lagian kan bagus buat prospek TxP kalau terus di-iklan-kan seperti ini.
Haha… sepertinya TxP tidak menarik karena themenya sulit untuk diganti ganti :P
Ya semua tergantung tujuan blog kita untuk apa? mengenai kenyamanan saya rasa setiap blogger punya seleranya masing masing dan menurut saya sederhana bukan berarti isinya tok tulisan…walau ada banner bisa juga dikatakan sederhana asal rapih, enak dipandang gituh…
Menurut saya menyederhanakan tampilan blog perlu. Karena, tiap blogger pasti selalu melakukan survey kecil2an mengenai tampilan blognya.
Tapi istilah sederhana itu relatif, tergantung dari si pemilik blog itu sendiri. :-). Yang penting nyaman dari si pemilik dulu. :Peace:
nyaman bagi pemilik blog tapi tidak nyaman bagi pembacanya gimana donk? :D
kalo menurut saya itu sih juga relatif mas rudy…
sesuai kebutuhan dan kondisi…
ngga bisa semuanya dijadikan satu patokan…
tergantung pemilik dan target yang dituju serta tujuan dari blog itu sendiri sih kalo menurut saya…
ah bingung sendiri kan saya jadinya…
intinya sih pokoknya “RELATIF”
Sederhana? Minimalis?
Apakah minimalis berarti kita mengurangi sesuatu? seminim mungkin? aha, sisakan saja konten! tanpa CSS & JS. Berikan saja RSS yang hemat bandwith. :D
Itu bukan minimalis! itu namanya barebone! hahah…
Apakah minimalis berarti bersahabat pada fakir bandwith? tidak juga, lihat saja fickr atau bing. Minimalis/simplicity adalah bagian dari desain yang bagus. Bagaimana dengan google map? bukankah itu juga mengusung desain minimalis?
Jangan terlalu sederhana, nanti hambar…
Saya pikir dua kuotesi tersebut cukup menjelaskan. :)
Ya betul sekali. Saya sepakat bahwa desain itu sebetulnya sederhana. Itulah yang membuat desain itu rumit.
Selera blogger tentunya berbeda…
Yang penting menurut saya tidak memberatkan loading saat dibuka sih oke2 aja..apalagi kalo dibuka via Hp :hotrit
Dan nggak ribet tampilannya,
Saya setuju, bisa diliat ke blog saya.hehe
Too “much” minimalism will kill you :P
:berbusa:
iya saya sangat setuju mas Adi, sederhana atau minimalis boleh tapi jangan terlalu , sesuatu yang terlalu itu kurang baik :mrgreen:
berarti, sederhana itu relatif kan ya?
saya senang tampilan blog ini, sederhana tapi keren
yaa.. tergantung dari yang punya blog sih mas
Blog desain grafis simple / minimalis?
why not?
Kalau menurut saya sih dalam blog desain kan yang penting kontennya. Tapi kalo emang mau show off skillnya gapapa asal jangan sampai kelewat dan jangan lupakan fungsionalitasnya :)
kayaknya seru nih, masalah tamilan blog… ngikutin aja ah, siapa yang menang :hammers :hammers
nggak ada pihak yang menang ataupun kalah kok Mas, ini hanya beda pendapat saja. semuanya kembali kepada masalah selera.
membuat desain dengan sederhana itu sulit mas rudy, karena kita juga perlu membuat sketsa-nya juga sebelum mulai coding
membuat disain yang sederhana aja rumit apalagi membuat desain yang tidak sederhanakan Gus? yang penting memberi kemudahan bagi pengunjungnya
terlalu sederhana juga untuk ukuran saya pribadi kurang begitu sreg,
selama ini saya masih pake tampilan-tampilan blog yg di sediakan saja belum bisa mendesain sendiri mas…
oleh karena itu sering gonta-ganti, nyari yg sreg…
Minimalis boleh-boleh saja, bahkan dengan satu kolom juga boleh, pasti dari semua itu memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Kalau boleh jujur, sebenarnya bagus juga memiliki blog yang “cukup ramai”, mudah diakses. Toh tampilan yang sederhana, tidak sederhana perawatannya.
Saya pernah menulis di blognya Mas Iskandar, sederhana tampilan tidak dengan sendirinya sederhana fitur, prinsipnya ada perimbangan antara tampilan dan fitur.
Sepakat dengan rekan-rekan diatas, jangan karena ingin sederhana berubah menjadi “blog barebone”.
Tujuan penyederhanaan untuk memberikan kemudahan akses kepada yang memiliki koneksi terbatas. Mungkin begitu Mas Rudy.
Ya, saya udah baca komentar Pak Aldy di blog Mas Is & saya pkir Pak Aldy akan segera berkunjung ke blog saya.he..he..he…/
betul sekali Pak, fitur-fitur sangat pendukung usabilitas, bisa menjadi contoh blognya Rismaka yang cukup lengkap fiturnya..
Kalo menurut saya mas blog mas ini sederhana tapi nonjok mas.
Pingback: Mengganti Title Blog dengan Logo | blog Rudy Azhar
Konsep desain/tampilan sebuah blog tentu juga harus disesuaikan dengan target pengunjung (pengunjung yang ditargetkan). Pengunjung blog saya 85 % nya adalah bukan user experience. Oleh sebab itu, konsep penyederhanaan tampilan blog sebagaimana yang sering dibicarakan belakangan ini tampaknya tidak cocok untuk jenis pengunjung blog saya. Konsep penyederhanaan serupa itu justru mempersulit pengunjung saya untuk menelusur lebih jauh… :)
Ketika ada pendatang baru, tidak sengaja kesasar di tempat minimalis, “tulisan apa ini? cari yang lain ah” — sedikit pendapat dari seorang pemula mas :D.
Menurut saya pribadi seh tampilan trgantung niche blog. CMIIW
istilah sederhana disini bukan cuma berisi tulisan doang,, tapi istilah sederhana ini condong kearah yang disebut dengan cukup.. dimana tampilan tidak menggunakan gambar-gambar yang tidak diperlukan.. gunakan gambar yang diperlukan saja, dan jangan membebani koneksi pengunjung. tergantung dimana target pengunjung kita, dan apa isi dari blog kita.. CMIIW
sederhana itu relatif mas, kalau sederhana tetapi tetap menarik itu lebih bagus lagi :) yg jelas sederhana bukan berarti murahan dan terkesan datar tetapi tetap elegan dan yg penting kontennya tetap maut mas heheheh :D
saya setuju mas.. saya juga paling senang dengan blog yang cepat dan sederhana saja.. kalau ribet atau banyak iklan dan beraaat,, pasti esok saya jarang berkunjung lagi :D
sesuai kemampuannya aja, jangan asal ngerip source kaya saya :)
Sependapat dg statemen terakhir sederhana tapi jangan terlalu minimalis, selera saya saat ini jg begitu sederhana dalam artian tidak terlalu rame dg asesories yg kurang begitu penting, di sidebar blog saya sudah puluhan widget saya lengserkan dibandingkan saat pertama kali bikin blog setahun yll, kalau sederhana dg alasan kecepatan loading, tidak terlalu minimalispun masih bisa dioptimasi jeroannya spt meminimalkan http request dg menggabungkan file css dan javascript, meminimalkan penggunaan gambar, queri database, kompressi css, javascript, php dll baik yg dari theme maupun plugin …
saya sepertinya setuju lagi dengan pendapatnya mas alwi.. Sederhana tapi jangan terlalu minimalis..
Simple itu bukan berarti mengorbankan usabilitas.. disamping itu saya juga setuju dengan pendapatnya pak aldy..
tampilan yang sederhana tidak sederhana perawatannya.. saya yakin setiap sedikit saja mengubah tampilan, pasti mas rudy akan mengecek ke valid-an xhtml atau css nya? :D
Tapi memang sepertinya blog simple dan minimalis lagi trend di kalangan para blogger..
dari yang berkomentar diatas saja, saya menemukan beberapa nama yang menganut kesederhanaan dalam blogging.. :)
Artikel singkat padat tetapi komenternya banyak kali. Hebat. Menurut saya sederhana tidak berarti hambar dan minimalis. Sederhana adalah keselarasan tema dan tampilan sehingga tetap enak dilihat tanpa meninggalkan sisi fungsionalitas.
Terimakasih atas kunjungan ke blog saya http://semestabiologi.blogspot.com
sangat perlu mas tp mesti menarik tentunya…
“kesan pertama harus menggoda selanjutnya terserah anda”…hhe
perlu Mas, tapi harus dalam batas kewajaran mata pengunjung, nanti di sederhanakan malah tambah bingung lagi :bingung:
sederhana, simple, minimalis, elegan… that’s it :D
yang perlu itu adalah penyelarasan.. baik masalah font, gambar dan warna…
kalau itu saja sudah, ya sudah pasti mewah dan sederahana.. :)
sederhana disini bisa sangat relatif dan kontekstual, blog2 yg tidak sederhana dalam arti tampilan pun tetap loadingnya cepat mas, itu hanya masalah selera saja, dan yg paling penting aspek konten dan design tetap tidak dikesampingkan :D
Pingback: Tampilan baru blog RudyAzhar | Rudy Azhar
Pingback: 3 Tips untuk Meningkatkan Usability Blog | Rudy Azhar
Kebanyakan template standar blogspot berat loadingnya apalagi template html 5 lebih banyak kode html nya di tambah lagi gadget makin tambah berat. Solusinya ganti template pihak ke-3.