Pertanyaan tersebut masih timbul dalam benak saya yang masih sangat awam tentang validasi sebuah blog, sampai sekarangpun saya masih bertanya-tanya.. Perlukah validasi Html atau CSS pada halaman blog?
Kalo pertanyaan diatas ditanyakan ke master2 SEO dan profesional webdesigner mungkin jawabannya perlu. Sebab memang fakta di beberapa SEO Contest, yg jadi juaranya kebanyakan halaman2 webnya lolos validitas HTML.
Tapi banyak jg mitos/pendapat yg mengatakan validitas HTML gak penting asal bisa di crawl google. Faktanya emang banyak web yg invalid code xhtml nya tetapi tetep bisa masuk dalam jajaran top ten index pencarian google…
nah lo, jadi bingungkan…?
Buat yg mau cek blog/web apakah valid xhtml atau tidak silahkan ke link ini :
http://validator.w3.org/ (xhtml validator)
http://jigsaw.w3.org/css-validator/ (css validator)
Kalau kamu mau ngecek blog saya jelas masih ada error yang membuat saya bingung..he..he..he..
So, ada yang bisa kasih pendapat masalah ini?
JIka ingin disiplin dalam penyusunan program web (coding), ya sebaiknya diusahakan agar bisa valid. Tidak ada paksaan sih. Tapi kepuasan batinnya itu yang bikin kita puas kalo udah berhasil memvalidasi atau mengikuti kaidah-kaidah sintaks yang benar. Blog saya sendiri masih sekitar 20-an error XHTML-nya. Begitu pula CSS.
kalau saya sangat perlu mas rudy, selain disiplin coding sesuai paparan mas is di atas, endingnya juga ke arah seo juga kan
Saya lagi berusaha memvalidkan kotak komentar Blogspot nih mas is, ada yang bisa membantu ?
mantaf gan, ngebahas valid xhtml.. saya juga terkadang kalo lagi iseng suka ngotak-ngatik themes agar valid.. :) , saya sendiri selain link di atas, biasa mampir kemari http://www.htmlhelp.com/tools/validator/ untuk melihat kesalahan2 dalang coding dan memperbaikinya, karena menurut saya link ini lebih mudah di pahami.. moga manfaat.. salam.
thanks atas tambahannya Mas, saya jadi bisa banyak belajar.
Yah, sepertinya kita hampir sejalan mas. Saya berencana posting tentang “pertanyaan” itu juga. Perlukan valid XHTML dan CSS? Menurut saya, validitas XHTML itu perlu, karena terkait aksesibilitas, baik untuk manusia normal, abnormal, maupun untuk mesin pencari (urusan SEO). :cystg
Setiap tag HTML itu mempunyai fungsi sendiri yang mungkin tidak bisa terlihat fungsinya oleh mata kita. Dan fungsi tersebut akan berjalan dengan baik dan sempurna bila susunan atau strukturnya valid.
Namun bila kita sudah merasa benar dalam menyusun tag-tag HTML itu dan ternyata tidak valid, yah, apa boleh buat, biarkan saja lah air sungai itu mengalir sampai jauh (nah lho) :selamat
Untuk CSS sendiri, dibutuhkan ke-valid-an, agar tampilan blog bersifat universal, alias bisa diakses dengan bentuk, warna, struktur yang serupa di berbagai peramban. Di sini terkait aksesibilitas bagi manusia normal (bukan abnormal ataupun mesin pencari). :nerd
Kalau saya sendiri lebih mengutamakan valid XHTML daripada CSS. Karena utk CSS sendiri saya prefer menggunakan CSS 3. Masa bodo pengguna browser lawas, yang penting tarik maaang :peluk
Kalau diizinkan, saya mau memvalidasi halaman ini:
Ada 4 error struktur HTML yang tidak sesuai dengan validasi XHTML 1.0 Transitional
1. Plugin “kaskus emoticon” itu merusak validitas, karena menyisipkan tag script yang tidak valid.
Di situ disisipkan
<script language="javascript">, sedangkan yang benar adalah<script type="text/javascript">2. Di tautan validator XHTML dan CSS yang mas tulis, ada penggunaan atribut yang salah. Mestinya adalah
<a href=""bukan<a mce_href=""3. Di kolom “Tagged as: CSS · XHTML”, tag anchor link
<a href="#comments">tidak ditutup dengan benar.4. Di form isian nama pengomentar, ada atribut
aria-required<input type="text" name="author" id="author" value="rismaka" size="22" tabindex="1" aria-required='true' />wah kaskus emot merusak validasi? bisa dibenerin gak tuh? :hammer
@ Rismaka dan MH,
Kode plugin kaskus yang merusak validitas itu bisa dibenerin kok. Caranya, ganti saja kode yang mengandung ‘language’ tersebut dengan kode yang benar, sesuai saran mas Rismaka di atas. Coba ganti via root direktori plugin di akun hostingan kita. Buka file kaskus.emoticons.php – lalu cari kode yang mengandung kata ‘language’ (ada 2 kode). Trus ganti deh dengan kode yang benar itu :) Beres khan?
Ternyata script pada widget statistik di blog saya juga tidak valid, karena mengandung kata ‘language’ (script histats dan alexa/pagerank). Langsung saya ganti deh dengan kode javascript yang benar itu. Makasih sudah mengingatkan mas.
pada point ketiga dan keempat saya masih belum menemukan solusinya Mas. pada point
<a href="#comments">kira-kira nyarinya dimana ya?terus pada point
aria-required, apa kode tersebut perlu dihapus? atau mulai dihapus dariaria-required='true' />Mas Rudy,
tabindex="x"dihapus saja (ini komentar dejavu deh…). :)Yang
aria-required='true'sebenarnya bukan salah. Artinya secara visual, sama dengan kata wajib/’required’ dan tanda asterisk/bintang di kolom isian nama dan surel. Sedangkan ‘screen reader’ akan memahaminya sebagai kolom yang harus diisi dulu sebelum mengirim komentar. Hanya saja masih berstatus ‘draft’, kalau tidak salah. Belum standar resmi. Jadi, validator belum memasukkannya dalam algoritma.Rudy,
Poin ketiga itu bisa dilihat di berkas single.php. Masih kurang lengkap di situ mas. Harusnya ditulis
<a href="#comments"><?php comments_number(__('No Comment'), __('One Comment'), __('% Comments') );?></a>Poin yang keempat, seperti yang dijelaskan oleh mas dani. Tidak perlu dihilangkan kalau ingin usable. Tapi kalau ingin valid ya hilangkan saja.
Menambahkan komentar dari Bang Dani,
Agar aria-required itu valid, tricknya adalah membuat custom DTD sendiri.
Saya pernah menyisipkan, dan sampai saat ini tetap menyisipkan tapi tetap di warning juga, kenapa ya ..?
kalau boleh tahu kira-kira apa yang disisipkan ya Mas?
Bagaimana jika begini,
“Kami adalah perusahaan webdesain. Kami berfokus pada desain yang sederhana, aksesibel dan fungsional. Mengacu pada standard W3C… …
Dokumen yang valid adalah standar kualitas dalam desain web.
kalau ini saya bingung jawabnya…… :bingung
Haha, bisa saja validasi dijadikan sebuah “jaminan mutu” bagi konsumen. Kita sering menjumpai template (entah gratis atau berbayar) yang menawarkan fitur “Standard compliant” pada setelen defaultnya.
Kan bisa menjadi tidak valid setelah diisi artikel mas Ardian.
Kan ketika mengisi artikel penulisan entitas HTML dan lainnya juga memberikan andil valid atau tidak.
he…he…Mas Rudy ni, bloggku banyak gaks validna :d apa ngaruhin SEO ya?? thnks :selamat
menurut saya, sebaik2nya kita membangun rumah, tentu harus rapi juga menata instalasi listrik, air, drainase di atap dan pembuangan limbah.
kira-kira seperti itu ya fungsi validasi CSS dan HTML
Yups. Setuju dengan pendapat Agan MH :2thumbup
setelah saya coba cek validation HTML blognya Mas Hengky ada 118 errors, berarti ada genteng yang bocor, saluran yang tumpet dan lain-lain lho…he..he..he… perlu pangging tukang nich Mas? :hoax2
Kenapa validasi XHTML dan CSS indikasinya selalu ke SEO?
jadi kira-kira kemana indikasinya Bang? jujur saya masih kurang paham masalah ini.
Menurut saya, indikasinya bukan terhadap SEO. Melainkan seberapa baik struktur tag HTML berdasarkan DTD(Document Type Definition) yang kita gunakan. Ini sebagai ukuran apakah kita mengikuti standar baku tag-tag dan atribut-atribut yang akan kita gunakan. Untuk dokumen bertipe markup, sebenarnya kita bisa membuat DTD sendiri, agar kode HTML pun bisa dibuat berbahasa Indonesia. Tapi mungkinkah browser mengerti? Itu pertanyaannya. Valid XHTML / CSS hanya menguji apakah kita melakukan kesalahan dalam mengikuti rule tersebut. Pada pemrograman web dan pertukaran data via Internet seperti REST, harus mengikuti rule-rule tertentu berdasarkan DTD yang telah didefinisikan(DTD standar perusahaan untuk aplikasi tertentu misalnya). Maaf, bahasan saya terlalu berbau teknis. :D
Mas Rudy,
menambahkan penjelasan Mas Ganda.
Kaitannya ya kembali ke alasan validasi XHTML-CSS itu sendiri. Mengapa divalidasi? Ada di Google. :)
Semoga tidak dejavu. :D
Pertanyaannya: Perlukah blog kita Validated CSS dan HTML?
ya tergantung yang punya blog. Seberapa bermanfaat/tidaknya kondisi valid/tidaknya itu. :)
saya kepingin tahu kalau blog kita tidak validated itu efek yang ditimbulkan bakal besar atau enggak?
Mas Rudy,
tergantung juga. Efek apa dulu nih? :)
Jika tiba-tiba ada tampilan yang aneh di situs (misal satu blok paragraf tercetak tebal semua, atau berbeda warna/ukurannya, padahal maksudnya bukan seperti itu), mau ngecek satu-satu baris markah (X)HTML?
Efek valid XHTML lebih terasa jika memakai ekstensi .xhtml dan disajikan murni sebagai XML, bukan .html. Saya pernah menulisnya saat mengangkat topik Validome.org (sayang Validome sekarang lenyap entah ke mana).
Jika SEO, saya lepas tangan. :)
Saya pernah punya pengalaman seperti itu (dokumen tidak valid, ada tag yang terbuka), terlihat baik di chrome tetapi hancur di Firefox.
Jika dihubung-hubungkan sepertinya penggunaan dokumen yang valid berdampak positif terhadap aksesibilitas. Saya pikir aksesibilitas mendukung SEO.
Bro Ardian,
Saya tidak setuju dengan pendapat bro Ardian. Aksesiblitas tidak di-indikasikan dengan SEO. Aksesibilitas sangat baik, belum tentu SEO-nya baik. SEO-nya baik, belum tentu aksesibilitasnya baik. SEO itu pada hasil akhirnya, ditentukan oleh mesin pencari. Sedang aksesibilitas itu kembali ke manusia. Manusia bukan mesin. :D
Ganda,
banyak elemen aksesibilitas yang serupa dengan SEO ‘on-page’. Selain manusia, salah satu klien aksesibilitas adalah mesin (yang dipakai manusia sebagai alat bantu teknologi): ‘screen reader’, ‘voice browser’, ‘search engine’, ‘Web browser’. Jika SEO dikaitkan dengan perankingan, memang tidak ada jaminannya. :)
@Ganda
Haha, berarti kalau begitu mesinnya yang harus diperbaiki :)
Bukankah mesin (robot) diciptakan untuk membantu manusia.
Seperti halnya panduan SEO dari google yang menyebutkan pentingnya penggunaan heading bukankah karena mengacu pada aksesibilitas untuk manusia juga.
Memang sih tidak ada jaminan, semuanya tergantung pada mood nya googlebot. Saat goglebot badmood, facebook pun turun PRnya dari 10 jadi 9 haha…
SEO on-page? Ah, ya. Saya hampir lupa dengan mainan lama ini. :D Banyak tetapi seperti Bli Dani bilang, indikasinya bukan pada SERP mesin pencari.
Yah. Mesinnya belum sempurna memang.
Kalau mesin punya mood, maka ia sudah punya ‘emosi’ :D
kalau dilihat dari kacamata awam gimana Bli? apa seperti penuturan Mas Hengky di atas itu? google tidak bisa membaca blog yang masih ada error pada validasinya (kenapa harus google? tidak yang lain…)
Mas Rudy,
jika Google mengutamakan hanya mengindeks atau meranking situs Web yang valid (X)HTML-CSS, bayangkan berapa banyak kita akan kehilangan konten bermutu tapi dokumennya tidak valid struktur markahnya. :)
Pada kondisi ekstrem, mungkin mesin akan terganggu jika halaman Web tidak valid. Tapi biasanya kondisi ini nampak secara visual.
Misal, cari kata kunci
"deteksi kesalahan penulisan markah"(diapit tanda kutip) di Google. Halaman itu dinyatakan XML error oleh oleh validator W3C. Tapi tetap terindeks Google. Tulisan topik itu ada di daniiswara dot com/2010/06/validome-dan-validator-xhtml-w3c/.Izin nyimak dulu aja Gan. . .masih perlu banyak tentang coding he. . .:malu
Saya jga setuju dengan apa yang gandamanurung sampaikan. Mengapa harus berorientasi ke SEO? Padahal SEO sendiri ditujukan untuk pengguna (manusia).
Pentingnya validasi adalah untuk manusia, bukan untuk mesin pencari.
Yang masih membuat saya bingung adalah, Bahkan google sendiri tidak valid struktur HTMLnya.
Mungkin lebih tepat kepada pengguna yang memiliki kekurangan bang. Sedangkan kita yang masih normal ini, dengan peramban termutakhir, masih bisa mendapatkan informasi yang kita inginkan, tanpa harus tergantung halaman web tersebut valid atau tidak. WYSINWOG – What You See Is Not What Others Get. Belum tentu apa yang kita liat sebagai manusia normal, didengar sebagaimana mestinya oleh manusia yang memiliki kekurangan.
Hmmm mengacu ke postingannya kang Ardianzz neh tentang aksesbilitas
Mas Nurdian,
Iya ya? Padahal saya sama sekali tidak mengacu ke blog Bro Ardian dalam menuliskan komentar ini lho. :D
Terutama bagi blog yang mengejar traffic, ada baiknya juga melakukan hal itu, untuk mengetahui bagian mana yang error dan segera melakukan perbaikannya, agar lebih friendly.
Menurut saya sih
Enggak perlu, karena gw blogger bukan coder, gw ngeblog buat share ilmu bukan buat ngejar popularity di Google atau dimanapun juga saya ngeblog murni buat manusia bukan buat mesin :)
Haha, googlebot diciptakan untuk memudahkan manusia bro…
XHTML juga diciptakan agar teks menjadi lebih mudah dimengerti, lebih aksesibel. Dokumen yang tidak valid dapat berdampak pada aksesibilitas.
sayangnya itulah yang terjadi bung . . .
sebuah realita yang sangat disayangkan, standarisasi tinggi untuk kemudahan akses itu sendiri. Tapi gimana lagi saya sudah sreg ama theme yang itu, sudah gak valid, wp.com pula, mau gimana lagi :(
Waduh saya kurang ngerti mas kalo ngebahas kayak beginian, saya numpang nyimak saja yah.
Salam kenal yah mas.
wah blog saya gimana yah? jujur saya sangat baru dalam dunia encoding seperti ini,,,,btw, setelah dicek blog saya luar biasa hebat mas, maksudnya luar biasa errornya! hahaha :D salam kenal mas rudy :)
CSS, InsyaAllah Valid deh blog saya..
kalo HTML berantakan ..
logikanya seh perlu menurut saya..tapi jujur saya belum ngecek seh, karena kalopun tau ada error nya juga ga tau gimana cara memperbaikinya…jadi ya biarlah mengalir saja
Sebagai pengguna Blogspot, kalo untuk Blogspot sendiri saya rasa untuk CSS tidak terlalu penting karena selain ada kode bawaan dr Blogger, juga jika kita perhatikan banyak blogger (tidak cuma Blogspot) yang melakukan kompres CSS.
Kembali ke diri blogger itu sendiri.
nice post bro
Kok banyak pengguna blogspot gak punya gravatar yah? Apakah karena terbiasa dengan kotak komentar blogspot? Hehe.. sepertinya menarik :)
disitu permasalahan yang muncul, apa perlu kita pasang plugin untuk mendaftarkan gravatar bagi mereka yang belum punya? supaya tidak terjadi seperti apa yang ada pada salah satu artikel Rismaka. :mewek2
satu alasan yg membuat saya meninggalkan blogspot..hehe
Nyimak juga,,,,
Coba saya cek dulu…. :D
Seperti sulit untuk valid, jika themenya selalu dibuat bongkar pasang :D
karena salah satu saja penulisan markah HTML yang error bisa menjadi 10 :(
tenang Mas, udah saya cek kok, memang belum valid…… :dp
aku juga bingung karna blog ku baru
Oh, ini toh yang mas Rudy katakan tempo hari. Baru paham mas.
Pingback: Maaf atas ketidaknyaman ini | blog Rudy Azhar
dua hari ini mencoba utak-atik blogspot mas, belum valid juga….
untuk blogspot emang agak susah untuk divalidasi Mas.
Pingback: Belajar dari Sahabat | blog Rudy Azhar
Pingback: Alasan Validasi HTML – Jangan Tanyakan Lagi - Unessential Weblog
Oh ya, menurut saya validasi HTML itu penting, walaupun search engine tidak memperhitungkan masalah tersebut, terbukti semuanya di crawl. tp untuk imej bahwa blog kita profesional, validasi itu penting
Kalau saya ditanya jawaban saya adalah tidak penting.
saya cek ternyata invalid Mas :(
cara benerin nya gmn yah?
valid nya tuh karena ada kode ini bukan Mas?
untuk blog imamz dot net pada halaman depan saya cek ada 6 error & 1 warning pada kode XHtml-nya, itu disebabkan karena efek dari penggunaan plugin, yaitu facebook like button, hitstat, commentLuv & lain-lain. Sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakan pugin.
css dan xhtml valid sangat berpengaruh karena jika banyak error mungkin sistem pencari jadi agak males-malesan. rismaka sudah memberikan detail yang sangat banyak untuk hal ini plus beberapa komentar lain yang mendukung, saya juga sedang berusaha buat theme yang simple abis masih belajar.
Aku sdh mencoba berkali kali validasi, tapi krn gada basic html, yg ada malah menutup lubang satu, lubang lain jadi kebuka. krn hanya mengikuti suggest per line. tapi tidak mengerti maksudnya
sedangkan kalo memakai html tidy jadinya malah hancur2an…
Pingback: Tampilan baru blog RudyAzhar | Rudy Azhar
Infonya bemanfaat banget nih, Tx.
Blog saya sudah valid html walaupun masih ada 4 warning yg sulit dihilangkan. Untuk css susah valid, template css sudah valid nah yg css gadget bawaan blogspot susah di validasi
CSS bawaan blogspot emang gk bisa valid. Kalo mau valid, minta aja ama yang adminnya blogger suruh benerin kode CSS nya :D . Bagi yang gk percaya Blogspot bisa valid HTML (kalo valid XHTML gk bisa :( ) liat ini aja
http://validator.w3.org/check?uri=http://ahmadindoblog.blogspot.com/
That is somegreat stuff. Never realized that opinions may very well be this varied.
kalau saya lebih setuju untuk valid xhtml dan css boos,soalnya gua dah coba sendiri blog gua yang belum valid xhtml dan css selalu ada di bawah mbah google,terus gua coba untuk validasi xhtml dan css,walaupun yang valid cuma homepage doang,pengaruhnya sudah terasa boos,sekarang gua nyoba copas artikel terus nembak keyword,blog gua ada di 5 besar boos,dari 62 juta hasil,bangga banget gua boos,so menurut gua kita perlu validasi blog kita,meskipun hanya di homepage doang,,,